HMI tak bisa dilepaskan dari sosok Lafran Pane. Saat mendirikan HMI, Lafran masih berusia 25 tahun dan dikenal sebagai mahasiswa yang kritis. Kala itu Lafran tercatat sebagai mahasiswa tingkat I (semester I) Fakultas Hukum Sekolah Tinggi Islam . Lafran Pane lahir di kampung Pagurabaan, Kecamatan Sipirok, yang terletak di kaki gunung Sibual-Bual, 38 kilometer kearah utara dari Padang Sidempuan, Ibu kota kabupaten Tapanuli Selatan, dia merupakan tokoh pendiri organisasi HMI (Himpunan Mahasiswa Islam). Lafran Pane: HMI, Masyumi, Hingga Teladan Nabi Muhammad. Keteladanan pahlawan nasional pendiri HMI Prof Lafran Pane. Red: Muhammad Subarkah. Foto: Lukman Hakiem. Biografi Lafran Pane Namanya Lafran Pane. Lahir di kampung Pagurabaan, Kecamatan Sipirok, yang terletak di kaki gunung Sibual-Bual, 38 kilometer ke arah utara dari Padang Sidempuan, Ibu kota kabupaten Tapanuli Selatan. Sebenarnya Lafran Pane lahir di Padang Sidempuan tanggal 5 Februari 1922. Untuk menghindari berbagai macam tafsiran, karena bertepatan dengan berdirinya HMI Lafran Pane mengubah Lafran Pane. Pada buku Menyatu dengan Umat, Menyatu dengan Bangsa: Pemikiran Keislaman-Keindonesiaan HMI 1947-1997, Lafran Pane lahir pada 5 Februari 1922 di Kampung Pangurabaan, Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Ia lahir dari keluarga penulis dan aktivis. Sang ayah, Sutan Pangurabaan Pane merupakan jurnalis, sastrawan, serta pendiri Sosok Bersahaja Beberapa saat sebelum ia dilantik menjadi anggota DPA, ia yang sudah sampai di Jakarta didatangi orang DPA untuk diukur dan dibuatkan jas pelantikan. Lafran tak bersedia. "Masak orang belum bekerja dibikinkan jas", ujarnya kepada Senoaji, teman sekaligus orang yang sering membantunya. "Kenapa Pak? Itukan fasilitas". NSctOF.

kata mutiara lafran pane